Sleman, Detiktoday.com – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menunjukkan kepedulian mendalam dengan menyambangi langsung keluarga korban fenomena kebakaran misterius yang terjadi hingga 49 kali secara tiba-tiba.
Dalam kunjungan tersebut, Danang menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendampingi korban, baik dari sisi logistik maupun pemulihan psikologis.
Baca: Ganjar Ajak Kader Banteng NTB Selalu Introspeksi Diri
Tak sendiri, Danang hadir bersama Anggota DPR RI, Esti Wijayati, untuk memberikan dukungan moril secara langsung kepada keluarga terdampak yang tengah menghadapi situasi berat tersebut.
“Kepedulian kepada warga yang sedang menghadapi musibah adalah tanggung jawab yang harus terus kami hadirkan. Kami datang untuk memberikan dukungan dan memastikan kondisi keluarga yang terdampak tetap terjaga,” ujar Danang Maharsa di lokasi kejadian, Rabu (3/6/2026).
Terkait teka-teki penyebab munculnya kobaran api yang terjadi berulang kali dan menghebohkan warga sekitar, Danang meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi liar. Ia mengimbau publik untuk bersabar menunggu hasil investigasi resmi dari para pakar.
Danang memastikan bahwa penanganan kasus ini sudah melibatkan pihak-pihak yang berkompeten di bidangnya agar penyebabnya bisa segera terungkap secara rasional.
“Kami mempercayakan sepenuhnya proses pengkajian dan penelitian kepada para akademisi serta ahli yang memiliki kompetensi di bidangnya. Harapannya, penyebab kejadian ini dapat diurai secara ilmiah dan objektif sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan ketenangan,” tegas Danang.
Baca: Kisah Keluarga Ganjar Pranowo Jadi Inspiratif Banyak Pihak
Lebih lanjut, Danang menjelaskan bahwa kedatangan pemerintah bukan sekadar seremonial. Ia memastikan seluruh kebutuhan pokok warga terdampak akan terus diupayakan agar selalu terpenuhi selama proses penanganan dan pengkajian berlangsung.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu menguatkan keluarga korban dalam melewati ujian yang tidak biasa ini.
“Dengan semangat gotong royong, kita harus terus hadir untuk saling menguatkan, membantu, dan menjaga rasa kemanusiaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.