Tuti Turimayanti Himpun Aspirasi Warga Lembang Lewat Sapa Warga Berbasis Budaya

Share
Share

Detiktoday.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tuti Turimayanti, S.E., menghimpun berbagai aspirasi masyarakat melalui kegiatan DPRD Mengabdi–Sapa Warga berbasis budaya di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga dikemas dengan pendekatan budaya untuk memperkuat interaksi antara wakil rakyat dan warga. Sejumlah kegiatan seni dan kebersamaan turut mewarnai pelaksanaan Sapa Warga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan pemapagan dan pertunjukan seni tradisional. Rampak gendang menjadi salah satu kesenian yang ditampilkan, disusul atraksi debus yang turut menarik perhatian warga.

Di sela kegiatan, Tuti menerima sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat, mulai dari pelayanan pemerintahan, kesejahteraan sosial, kesehatan, pendidikan hingga pembangunan infrastruktur.

Salah satu aspirasi yang disampaikan warga berkaitan dengan peran RT dan RW. Masyarakat berharap adanya perhatian terhadap besaran insentif bagi perangkat lingkungan tersebut mengingat RT dan RW memiliki peran dalam membantu pelayanan administrasi serta persoalan sosial di tingkat masyarakat.

“Warga berharap pemerintah dapat mempertimbangkan peningkatan besaran insentif karena peran RT dan RW dinilai penting dalam membantu pelayanan administrasi dan sosial di lingkungan masyarakat,” ujar Tuti.

Persoalan kader Posyandu juga menjadi bagian dari aspirasi masyarakat. Warga mengusulkan dukungan berupa bantuan maupun peningkatan insentif agar kader dapat menjalankan pelayanan kesehatan dasar di lingkungan masyarakat secara lebih optimal.

Selain itu, persoalan pendataan masyarakat penerima bantuan sosial turut menjadi perhatian. Tuti menyebut warga mempertanyakan kondisi sejumlah masyarakat yang dinilai membutuhkan bantuan, termasuk kelompok lanjut usia, tetapi tercatat dalam desil 9.

“Persoalan pendataan masyarakat kurang mampu juga menjadi perhatian. Warga mempertanyakan adanya masyarakat yang dinilai membutuhkan bantuan, termasuk kelompok lansia, tetapi justru tercatat dalam desil 9. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi akses masyarakat terhadap berbagai program bantuan pemerintah,” terang legislator PDI Perjuangan tersebut.

Pada sektor infrastruktur, warga menyampaikan kondisi sejumlah jalan desa yang membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan. Infrastruktur jalan yang kurang memadai dinilai berdampak terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas sehari-hari.

Aspirasi di bidang pendidikan juga disampaikan masyarakat. Salah satunya terkait SMP Negeri 4 Lembang yang sebelumnya menerima Anugerah Pancawaluya. Warga mempertanyakan tindak lanjut penghargaan tersebut yang disebut memiliki nilai hadiah Rp250 juta.

“Sekolah tersebut disebut memperoleh hadiah sebesar Rp250 juta, namun hingga kegiatan berlangsung masyarakat menyampaikan belum memperoleh informasi mengenai realisasi bantuan tersebut,” terang Tuti.

Warga juga berharap Program Indonesia Pintar (KIP) dapat menjangkau lebih banyak siswa SD dan SMP yang membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan.

Tuti mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan dalam menjalankan fungsi pengawasan DPRD Jawa Barat. Menurutnya, kegiatan Sapa Warga penting untuk memperoleh gambaran langsung mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *