Bitcoin (BTC) Sempat Sentuh US$ 80.000, Simak 5 Indikator Kritisnya

Batas Atas Harga Bitcoin (BTC) Berikutnya

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Harga bitcoin (BTC) saat ini bergerak pada level US$ 80.768, naik dari awal April di dekat level dasar US$ 60.000. 

Pergerakan harga terus terjadi selama reli berlangsung, dan setiap kali harga turun, selalu ada pembeli yang masuk di dalam struktur ini.

Melansir beincrypto, saat ini exponential moving average (EMA) 200 hari di US$ 82.036 menjadi batas atas untuk kenaikan harga.

Level ini bertepatan dengan area suplai berat yang sudah beberapa kali menolak pergerakan harga selama periode breakdown Januari hingga Februari. 

Adapun jika harga bitcoin berhasil ditutup harian di atas US$ 82.036, maka ini akan menjadi kali pertama bitcoin kembali menembus garis tren tersebut dalam hampir empat bulan terakhir, dan mengkonfirmasi outlook Mei yang diproyeksikan oleh beberapa analis.

Jika harga bitcoin (BTC) berhasil melewati level tersebut, maka target berikutnya ada di level US$ 83.399. Level ini tepat berada di batas atas sehingga yang bisa saja mendorong aksi ambil untung.

Pergerakan harga yang diukur dari level ini mengarah ke sekitar US$ 86.500 dalam beberapa pekan ke depan, dengan syarat para pembeli mampu menyerap suplai di US$ 83.400.

Untuk invalidasi bearish ada di level US$ 78.915. Jika harga bitcoin ditutup di bawah support ini secara harian, channel bisa jebol dan membuka jalan retest ke US$ 74.431.

Di bawah level tersebut, maka level US$ 68.884 menjadi support terakhir sebelum skenario pemulihan gagal, sesuai dengan prediksi jangka panjang BTC untuk tahun 2026.

Permintaan exchange-traded fund (ETF) bitcoin spot yang terus berlanjut tetap jadi katalis utama. Masuknya dana bersih mencapai sekitar US$ 2,7 miliar dalam sembilan sesi berturut-turut di akhir April, dengan IBIT milik BlackRock dan FBTC milik Fidelity menguasai pangsa terbesar.

Total aset pada produk bitcoin spot di AS kini sudah menembus US$ 100 miliar, sehingga menciptakan permintaan stabil yang mampu menjaga batas bawah tetap aman meski ada risiko bearish yang muncul pada awal 2026.

Peluang bitcoin berhasil menembus EMA 200 hari atau justru tertolak di area tersebut dalam dua pekan ke depan akan menentukan arah tren harga menuju bulan Juni.

Share