NEW YORK, Detiktoday.com – Harga emas dunia berbalik menguat pada perdagangan Selasa (5/5/2026) pagi, setelah sebelumnya anjlok nyaris 2% pada perdagangan kemarin. Pelaku pasar kini mencermati dampak ekonomi dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah serta mandeknya pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Harga emas hari ini spot naik 0,36% ke level US$ 4.539,89 per ons troi saat berita ditulis. Sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni menguat 0,35% ke posisi US$ 4.548,74 per ons troi.
Dikutip dari Reuters, ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah AS dan Iran melancarkan serangan baru di kawasan Teluk pada Senin (4/5/2026), dalam perebutan kendali atas jalur strategis Selat Hormuz yang sempat berada dalam situasi gencatan senjata rapuh.
Militer AS menyatakan telah menghancurkan enam kapal kecil Iran serta mencegat rudal jelajah dan drone yang diluncurkan Teheran, di tengah upaya Washington membuka kembali jalur pelayaran di kawasan tersebut.
Di sisi lain, harga minyak mentah AS justru turun lebih dari 1%, setelah pasar menilai dampak serangan Iran terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz tidak separah yang dikhawatirkan. Sentimen turut dipengaruhi kabar bahwa kapal berbendera AS yang dioperasikan Maersk berhasil melintasi selat tersebut dengan pengawalan militer.
Selain faktor geopolitik, investor juga mencermati sinyal kebijakan moneter dari The Fed. Presiden Teh Fed New York John Williams menyatakan kebijakan moneter AS saat ini berada dalam posisi yang cukup kuat untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi akibat perang di Timur Tengah.
Ia juga membuka peluang bahwa setelah tekanan inflasi mereda, bank sentral dapat kembali mempertimbangkan penurunan suku bunga.
Desakan Trump