Shodiqin “Sang Inovator” Kembali Pimpin BKKBN Jawa Timur, Siap Perkuat Program Stunting dan Kualitas Keluarga – Detiktoday.com

Shodiqin “Sang Inovator” Kembali Pimpin BKKBN Jawa Timur, Siap Perkuat Program Stunting dan Kualitas Keluarga – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, SURABAYA – Shodiqin  resmi kembali memimpin Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur pada 6 Mei 2026. Kepulangannya menjadi momentum strategis untuk memperkuat program pembangunan keluarga, kependudukan, serta percepatan penurunan stunting di salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

Shodiqin menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja dan menghadirkan inovasi program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami akan fokus pada penguatan program yang menyentuh langsung keluarga, terutama dalam percepatan penurunan stunting melalui pendekatan dari hulu,” ujarnya.

Salah satu langkah prioritas yang akan segera dijalankan adalah penguatan program MBG 3B (Makan Bergizi Gratis) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Program ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas gizi sekaligus mencegah stunting sejak dini.

“Kunci utama pencegahan stunting ada pada pemenuhan gizi ibu dan anak. Karena itu, intervensi harus dimulai sejak masa kehamilan hingga balita,” tambahnya.

Sebelum kembali ke Jawa Timur, Shodiqin memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat di berbagai daerah. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Badan (Sekban) BKKBN Jawa Timur, yang memberinya pemahaman mendalam terkait kondisi kependudukan di wilayah tersebut.

Pada 11 Oktober 2021, ia dipercaya menjadi Kepala Perwakilan BKKBN di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan program lansia di tengah angka kelahiran yang relatif rendah.

Selanjutnya, pada Agustus 2023, ia mengemban tugas sebagai Kepala Perwakilan BKKBN di Sulawesi Selatan. Di wilayah tersebut, ia menghadapi tantangan besar terkait stunting dan berhasil memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memimpin Jawa Timur yang memiliki kompleksitas tinggi dalam persoalan kependudukan dan pembangunan keluarga.

Integrasi program Bangga Kencana dengan MBG 3B diyakini mampu mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup keluarga.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” tegasnya.

Kembalinya Shodiqin diharapkan mampu membawa energi baru dalam memperkuat program pembangunan keluarga, sekaligus mendorong terwujudnya keluarga yang lebih berkualitas dan sejahtera di Jawa Timur.

Share