Siap-siap Harga Emas Bisa Tembus Segini

Siap-siap Harga Emas Melesat Kencang jadi Segini

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Analis di Metals Focus memproyeksi harga emas dunia akan kembali melonjak ke level rata-rata US$ 4.920 per troy ounce di sisa tahun 2026.

Dikutip dari Mining, Jumat (5/6/2026) analis Metals Focus meyakini harga emas kembali melesat karena permintaan investor menguat dan ketidakpastian geopolitik terus meningkatkan daya tarik logam mulia sebagai aset safe-haven.

Harga emas melonjak tajam pada 2025 sebesar 44%, kinerja terbaiknya sejak tahun 1980,” kata Matthew Piggott, direktur emas dan perak di Metals Focus.

“Faktor-faktor pendorong harga emas sejak tahun 2025 tetap sama: ketidakpastian kebijakan AS yang berkelanjutan, kekhawatiran yang terus-menerus tentang prospek jangka panjang dolar, risiko geopolitik yang meningkat, dan valuasi ekuitas yang tinggi. Bersama-sama, faktor-faktor ini memperkuat peran emas sebagai aset aman dan diversifikasi portofolio,” ungkapnya.

Konsultan logam mulia yang berbasis di London itu juga mengatakan dalam laporan Gold Focus 2026 bahwa, total pasokan emas diperkirakan akan meningkat 3,1% tahun ini, didorong oleh peningkatan moderat dalam produksi tambang dan daur ulang.

Sementara itu, Metals Focus memperkirakan total permintaan emas akan menurun 2,3%, tercermin dari konsumsi emas perhiasan yang lebih lemah dan pembelian oleh bank sentral yang lebih rendah, meskipun penurunan tersebut sebagian besar akan diimbangi oleh pembelian emas batangan dan koin yang kuat.

Sedangkan investasi emas fisik diperkirakan akan melampaui perhiasan sebagai komponen terbesar dari permintaan emas untuk pertama kalinya.

Selain itu, Metals Focus memperkirakan produksi di tambang emas akan meningkat 2,4% menjadi 3.907 ton tahun ini setelah mencapai rekor 3.817 ton pada tahun 2025.

Konsultan tersebut mengakui tekanan baru-baru ini pada harga emas dari pergeseran ekspektasi suku bunga dan konflik yang melibatkan Iran. Namun, mereka memperkirakan hambatan tersebut bersifat sementara.

“Terlepas dari hambatan-hambatan ini, kami yakin bahwa, setelah perang di Iran mereda, emas akan melanjutkan kenaikannya,” demikian laporan tersebut.

“Yang terpenting, semua faktor lain yang mendukung emas tahun lalu kemungkinan akan tetap ada selama sisa tahun 2026 dan seterusnya,” Metals Focus menekankan.

Share