Temui Mahasiswa di Halaman Gedung DPRD Jabar, Tuti Turimayanti Dorong Aspirasi Jadi Bagian dari Perubahan Bangsa

Share
Share

Detiktoday.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tuti Turimayanti, S.E., mendorong mahasiswa untuk terus menyuarakan gagasan dan kritik demi perbaikan serta kemajuan bangsa. Ia menyampaikan hal tersebut saat menemui mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (20/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Tuti mengapresiasi mahasiswa yang menyampaikan pendapat secara tertib dan damai. Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan pentingnya menjaga ruang demokrasi sekaligus menghormati hak masyarakat lain dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Tuti memandang mahasiswa sebagai salah satu elemen masyarakat yang memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pemerintahan. Melalui pemikiran kritis dan kepedulian terhadap persoalan publik, mahasiswa dapat memberikan masukan yang berguna bagi penyelenggara negara dalam mengevaluasi kebijakan.

“Saya menghargai mahasiswa yang berani menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib dan damai. Menyampaikan pendapat merupakan hak dalam demokrasi, dan hal itu perlu dilakukan dengan tetap mengedepankan tanggung jawab serta kepentingan bersama,” ujar Tuti.

Ia menegaskan bahwa kritik dari masyarakat, termasuk mahasiswa, semestinya dipandang sebagai bagian dari proses perbaikan. Berbagai pandangan yang muncul di ruang publik dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan lembaga legislatif untuk memahami persoalan yang dirasakan masyarakat.

Menurut Tuti, keberanian menyampaikan aspirasi perlu diikuti dengan konsistensi dalam mengawal persoalan yang diperjuangkan. Mahasiswa tidak cukup hanya menyampaikan keberatan, tetapi juga diharapkan mampu menawarkan pemikiran dan solusi yang dapat mendukung perubahan positif.

“Mahasiswa jangan pernah berhenti bersuara untuk perbaikan dan kemajuan bangsa. Kritik dan masukan yang disampaikan secara konstruktif sangat dibutuhkan agar kami di DPRD terus melakukan evaluasi dan tidak kehilangan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Tuti juga mengingatkan bahwa demokrasi membutuhkan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. Partisipasi tidak hanya diwujudkan melalui aksi unjuk rasa, tetapi juga melalui dialog, kajian, pengawasan kebijakan, serta berbagai bentuk kontribusi yang mendorong penyelenggaraan pemerintahan lebih baik.

Ia berharap pertemuan dengan mahasiswa tersebut dapat memperkuat komunikasi antara kalangan muda dan wakil rakyat. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun dialog yang terbuka dan saling menghargai.

“Ruang komunikasi harus terus dijaga. Aspirasi mahasiswa penting untuk didengar dan menjadi bahan pembahasan sesuai kewenangan yang ada. Dengan dialog yang baik, kita bisa bersama-sama mencari jalan untuk menjawab berbagai persoalan,” ungkap Tuti.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *