JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Senin (4/5/2026):
1. Ahli Bilang Harga Emas Bisa Rebound ke Level Ini
Kalangan ahli mempertahankan prospek positif pada harga emas untuk jangka panjang, meski tengah berfluktuasi seiring lonjakan harga minyak dunia.
Dikutip dari Kitco News, Senin (4/5/2026), Kepala Strategi Komoditas TD Securities, Bart Melek mengatakan bahwa ia tetap optimistis terhadap harga emas dalam jangka panjang dan mempertahankan proyeksinya di level US$ 5.000 per troy ounce.
Saat itu, menurut dia, The Fed juga akan mulai membalikkan sebagian kerusakan ekonomi akibat lonjakan harga minyak dengan condong ke mandat lapangan kerja maksimum. Sedangkan tingkat utang akan tetap sangat tinggi dan tekanan pada jangka panjang untuk pendanaan akan terus meningkat.
2. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Senin 4 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Senin pagi, 4 Mei 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Senin (4/5/2026) di sini.
3. Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Senin 4 Mei 2026: Turun Beruntun
Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) terpantau truun beruntun pada Senin, 4 Mei 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) hari ini menurun Rp 1.000 ke level ini.
Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Senin (4/5/2026) juga turun.
Simak harga pecahan emas batangan – belum termasuk pajak – yang tercatat di laman Logam Mulia Antam (ANTM) pada Senin (4/5/2026) di sini.
4. Nego Gede Saham BBCA
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA diparkir menghijau 0,85% ke Rp 5.900 pada akhir sesi I perdagangan Senin (4/5/2026).
Sebanyak 115,95 juta saham BBCA diperdagangkan di pasar reguler frekuensi 30.405 kali, dan nilai transaksi Rp 681,96 miliar.
Saham BBCA diam-diam ada yang borong. Berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas per akhir sesi I hari ini, saham BBCA membukukan net buy Rp 141,5 miliar, tertinggi di antara saham-saham net buy lainnya.
5. Valuasi Terbaru Saham BBRI
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI mencetak kinerja yang sesuai ekspektasi pada kuartal I-2026. Muncul perhitungan terbaru valuasi saham BBRI.
BBRI mencatatkan laba bersih sebesar Rp 15,5 triliun pada kuartal I-2026 atau turun 2% qoq, namun tumbuh 14% yoy.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya menyebutkan, Saat ini, valuasi BBRI di bawah rata-rata di tengah tantangan kondisi makro. Valuasi price to book value (PBV) BBRI sebesar 1,4 kali atau minus dua standar deviasi (-2SD) – jauh di bawah rata-rata historis 5 tahun.