Mengatasi Masalah Bersama di Desa Kakan
Kuanfatu, detiktoday.com – Kerjasama masyarakat desa memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan yang harmonis di dalam masyarakat di Desa Kakan, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TS).
Kerja sama antar warga sudah menjadi tradisi yang dilakukan setiap tahun untuk menunjang hasil produksi pertanian.
Para orang tua di desa tersebut menjelaskan bahwa kegiatan kerja sama antar warga tidak hanya terjadi satu kali saja, melainkan sudah berlangsung berkali-kali.
Biasanya, kegiatan ini dilakukan pada saat musim kemarau, ketika menunggu musim hujan tiba.
Setelah lokasi penanaman hasil sandang pangan siap ditanami, para masyarakat desa melakukan bersih-bersih lahan dengan membersihkan rumput-rumput, kayu-kayu kecil hingga pohon-pohon yang ada di dalam lahan tersebut, serta membakar lahan yang telah dibersihkan.
Tahap berikutnya adalah na’nau atau membersihkan sisa-sisa kayu kecil dan besar yang tidak terbakar.
Setiap tahun, para masyarakat desa menanam jagung, kacang, ubi kayu/singkong, dan pisang di kebun yang telah dibersihkan.
Selain itu, ada lahan khusus untuk penanaman bawang. Pekerjaan membersihkan lahan tersebut bukan hanya dilakukan oleh bapak-bapak atau anak laki-laki saja, melainkan juga oleh para ibu-ibu.
Hal ini menunjukkan bahwa kerjasama masyarakat desa tidak terbatas pada jenis kelamin, dan semua warga desa saling berkontribusi untuk mencapai tujuan bersama.
Tentunya, kerjasama di dalam masyarakat desa bukan hanya berhenti pada penanaman hasil pertanian saja. Ada masalah lain yang harus dihadapi bersama oleh masyarakat desa.
Terkadang, tindakan yang dilakukan oleh satu individu dapat mempengaruhi masyarakat desa secara keseluruhan. Salah satu contoh masalah yang sering terjadi di desa Kakan adalah keluhan tentang bau dan kotoran dari kandang ternak milik salah satu warga yang meresahkan masyarakat sekitar.
Namun, dengan kerjasama desa yang kuat, masalah ini dapat diatasi. Masyarakat desa mengadakan pertemuan untuk membicarakan masalah kandang ternak tersebut.
Mereka mengutus beberapa anggota dari masyarakat desa untuk berbicara dengan pemilik kandang ternak dan membicarakan masalah kotoran yang menyebar ke lingkungan sekitar.
Setelah melakukan diskusi yang panjang, akhirnya dicapai kesepakatan untuk merelokasi kandang ternak ke lokasi yang lebih jauh dari pemukiman penduduk. Kondisi ini mengurangi keluhan dari masyarakat sekitar dan memperkuat hubungan antar sesama warga desa.
Kerjasama masyarakat desa memang memerlukan waktu dan usaha untuk dilakukan. Namun, saat semua warga desa bekerjasama untuk mencapai kepentingan bersama, banyak hal positif yang bisa dicapai.
Misalnya, kebersihan lingkungan bisa dijaga, setelah masyarakat bekerjasama untuk menangani masalah kotoran dari kandang ternak. Selain itu, hasil produksi pertanian yang lebih baik dan berlimpah juga merupakan hasil kerjasama masyarakat desa yang solid.
Di era modern ini, di mana teknologi dan urbanisasi semakin berkembang, kerjasama masyarakat desa sering kali diabaikan. Namun, penting bagi kita untuk menyadari bahwa kerjasama masyarakat desa mengajarkan kita tentang pentingnya hidup dalam komunitas dan saling membantu.
Terlebih, di tengah perubahan zaman yang cepat, kembali ke akar budaya masyarakat desa bisa menjadi nilai positif untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat hubungan antar sesama.
Jurnalis: Ferdi N